Artikel Ilmiah Jurnal Penelitian

Evaluasi Kesehatan Pada Biota Ikan di Kawasan Perairan Lingkar Tambang Proyek Stragegis Nasional (PSN) Pulau Obi

Penurunan kualitas perairan Pulau Obi terus berlangsung seiring meningkatnya aktivitas operasional smelter nikel yang terbangun di kawasan tersebut.

Beberapa jenis logam berat seperti nikel, besi, kobalt, serta merkuri telah  terdeteksi di perairan Pulau Obi. Konsentrasi logam-logam tersebut  menunjukkan kecenderungan meningkat sejalan waktu operasional smelter yang  semakin panjang. Akumulasi logam berat ini berpotensi menimbulkan dampak 
toksik terhadap organisme perairan serta mengganggu keseimbangan ekosistem 
pesisir, termasuk habitat mangrove serta terumbu karang. 

Penurunan kualitas perairan Pulau Obi selanjutnya diikuti oleh menurunnya 
kesehatan biota perairan, khususnya ikan demersal serta ikan pelagis berukuran 
kecil hingga besar. Perubahan kondisi kesehatan ikan hasil tangkapan masyarakat 
telah menunjukkan indikasi kerusakan struktur jaringan. Kerusakan tersebut  berimplikasi pada terganggunya fungsi fisiologis organ-organ vital ikan,  sehingga menurunkan daya adaptasi terhadap lingkungan yang tercemar. 


Beberapa jenis ikan bernilai ekonomis tinggi tercatat mengalami penurunan  populasi yang signifikan. Gangguan pada organ reproduksi ikan menyebabkan  berkurangnya kemampuan berkembang biak secara alami. Penurunan populasi ini tidak hanya berdampak terhadap keberlanjutan sumber daya perikanan, tetapi 
juga berpotensi memengaruhi mata pencaharian masyarakat pesisir yang 
bergantung pada hasil tangkapan ikan.

 
Hasil riset terbaru yang dilakukan pada tahun 2023 mengungkap adanya  kerusakan jaringan pada beberapa spesies ikan demersal serta pelagis kecil.  Paparan pencemar di perairan Pulau Obi menyebabkan kematian sel-sel 
penyusun jaringan sehingga menurunkan fungsi jaringan maupun organ terkait.  Kondisi serupa juga tercermin melalui penurunan tutupan hutan mangrove serta  terumbu karang yang terus berlangsung seiring menurunnya kualitas perairan di  kawasan lingkar tambang.

BERITA LAINYA

Wallacea Terminal
15 Februari 2024 Industri ekstraktif dan dampak terhadap warga lingkar tambang

DAS Lasolo merupakan aliran sungai yang terbesar dan utama di Kabupaten Konawe Utara dengan sebagian hulunya masuk daerah Sulawesi Tengah, melintang melewati desa-desa dan sekitar tambang, membuat tidak dapat terhindar dari dampak pertambangan

Wallacea Terminal
22 Februari 2024 Industrialisasi Nikel, Perubahan Tata Guna Lahan dan Eksistensi Keanekaragaman Hayati di Lanskap Ambunu

Laju deforestasi di Kabupaten Morowali disinyalir dipicu adanya aktivitas pertambangan dan pembukaan lahan perkebunan sawit. Perkebunan sawit yang masuk pada pertengahan 1980an di Kecamatan Witaponda, Bungku Barat dan Petasia.